Hari Sabtu kemarin aku dan Steffen pergi ke rumah orangtuanya. Rencana ini memang sudah disiapkan sejak awal minggu karena Steffen ada perlu untuk mengambil ijazah-ijazah sekolahnya dulu. Ya, dia rencananya mau melanjutkan sekolahnya lagi di "elektrotechnik" tahun depan. Doain saja ya kalau tidak ada aral melintang hehehe. Kalau untuk biayanya sih terbilang murah, untuk 4 tahun hanya 2000 euro. Malahan lebih mahal Uni-ku nanti.
Kalau ke rumah orangtua-nya Steffen sih aku juga sering karena jaraknya juga tidak terlalu jauh dari Ingolstadt, hanya 45 menit pake mobil. Letak rumahnya pun juga menyenangkan karena diluar kota dan pemandangannya indah sekali. Sepanjang perjalanan kita bisa melihat sawah atau ladang Hefen (kalau ga salah loh nulisnya). Sebagai informasi buah ini merupakan bahan dasar membuat bir.
Rumahnya sendiri juga sangat hommy dan nyaman. Walaupun bahasa Jerman-ku masih acak adut tapi mungkin juga karena keramahan dan rasa kekeluargaan yang mereka ciptakan membuat aku serasa berada di tengah-tengah keluarga sendiri. Ya since I'm thousand miles away from home now, it's the only escaping place I own hehehe. Bukan begitu sih, tapi syukur deh karena semuanya berjalan dengan lancar. Keluarga ini pun nantinya akan menjadi keluargaku (sekali lagi mohon doanya hehehe).
Hari itu aku bawa Brownies yang memang aku sudah buat dari rumah, dan juga jelly coklat yang aku buat untuk Eric (anak dari adiknya Steffen). Sebelum berangkat mamanya Steffen sempet telefon dan bilang kalau sepupunya Steffen yang dari Berlin juga akan datang bersama suaminya. Ya baguslah pikirku karena kebetulan aku bawa Brownies cukup banyak.
Sesampainya di rumah orangtuanya kita mencicipi cake coklat yang dibuat mamanya dan juga browniesku. Syukurlah semua suka walaupun aku rasa masih agak kelembekan. Hm mungkin minyaknya ya kebanyakan. Next time aku coba lagi hehehe. And Eric ternyata tidak suka jelly nya. Sayang banget ya soalnya memang anak Jerman sini terbiasanya sama puding dan bukan Jelly. Bagi mereka Jelly yang kenyal-kenyal itu bentuknya menakutkan. Coba saja dia mau ngerasain dikit, pasti aku jamin langsung ketagihan hehehe. Tidak apa-apa, kein Problem, biar onkel Steffen-nya yang makan semua sampai kembung coklat. Abisnya hari itu mamanya masak cake coklat dan aku buat Brownies coklat sama Jelly coklat pula hehehe. Mabok mabok deh.
Sebelum makan malam baru papanya Steffen pulang dari kerja, dan seperti biasa dia selalu nggodain aku dengan menawarkan segelas Schnaps. Papanya Steffen ini memang tipikal orang Jerman banget dengan segala kebiasaan minumnya hehehe. Tahun lalu waktu aku pertama kali ketemu dia, aku sempet keder juga. Mana pake acara meluncur di es lagi (alias jatuh hehehe). Sungguh memalukan. Tapi seiringnya waktu akupun tahu kalau dia orang yang sangat baik dan perhatian. Malahan dia yang lebih sering nanyain aku tentang kursus bahasa Jermanku dan menghibur aku dengan mengatakan "ya memang bahasa Jerman itu susah dan njelimet tapi nanti lama-lama pasti bisa kok" (oh ini setelah aku translate-kan ya, karena dia sama sekali tidak bisa bahasa Inggris apalagi bahasa Indonesia...nur Deutsch!).
Tidak lama setelah itu sepupunya Steffen datang dengan suaminya. Namanya Nancy dan Thorsten. Juga Robert, suami dari adiknya Steffen (papanya Eric). He's a very nice warm guy. Akhirnya kita pun menikmati makan malam yang disiapkan oleh mamanya Steffen dan asistennya yang bernama Carol (ehem ehem kalau cuma nusukin daging ke tusuk sate ma gampang. Wong di Indo punya warung sate kok huehehehe..becanda ding). Setelah makan kita sempat ngobrol-ngobrol sebentar dan tiba-tiba Steffen keluar ide untuk main kartu. Akhirnya kita semua main kartu, kecuali papanya Steffen dan Thorsten, oh dan Robert karena dia harus pulang bersama Eric.
Malam pun makin larut dan tidak terasa sudah tengah malam. Nancy dan Thorsten pun pamit untuk tidur sedangkan aku, Steffen dan papanya masih asyik ngobrol. Tidak lama kemudian mamanya Steffen pun ikutan nimbrung. Kita sempat ngobrol tentang Katrin, adiknya Steffen yang malam itu tidak datang karena dia sedang pergi dengan teman-temanya bermain ski. Kemudian orangtuanya Steffen pun menanyakan tentang rencana kita berdua dan segala urusannya. Lama-lama akupun mulai ngantuk dan begitu juga mamanya Steffen. So, kitapun pamit tidur. Sementara Steffen masih asyik ngobrol sama papanya sambil mengutak-ngatik laptopnya.
Paginya kita pun siap dengan sarapan. Dan sesudah sarapan kita semua kumpul di ruang keluarga untuk melihat foto dari orangtuanya Steffen waktu mereka pesta Fasching dan liburan mereka tahun lalu. Sebelum makan siang, Nancy dan Thorsten pun pamit pulang karena mereka harus melanjutkan perjalanan ke Berlin hari itu juga. Makan siang hari itu adalah Kartoffelsuppe alias Sop kentang...hmmm enak sekali. Malahan kita sempat bungkus bawa pulang...asyik asyik..
Weekend yang indah dan menyenangkan, tapi sepertinya aku terlalu rakus hehehe. Akibatnya seharian aku kena maag, bahkan sampai hari Senin perutku masih juga gak beres. Kapok deh makan kebanyakan. Keliatan kan rakusnya hehehe.
Tuesday, 6 February 2007
Monday, 5 February 2007
Capricorn - Your Love Profile
| Capricorn - Your Love Profile |
Your positive traits: You are serious about relationships and ready for a commitment. You tend to help your partner attain the success they dream of. You are a rock. Relationship problems don't seem to phase you. Your negative traits: Sometimes it's very hard for you to accept your partner's past. You are emotionally reserved, and difficult to connect with. You expect your partner to take care of you - and make cheat if they do not Your ideal partner: Is incredibly powerful and well respected. Is often older than you - and could be a superior at work. Has a good amount of money... or the ability to be rich someday. Your dating style: Practical. A "get to know each other" coffee date is just fine by you. Your seduction style: Bossy - you like to be the one in charge in the bedroom. Slow and patient. You know that good sex takes time. Calculating. You'll use sex to get ahead, if necessary. Tips for the future: Open up. A little emotional expression is a good thing in relationships. Leap before you look. You don't have to run a cost benefit sheet on everyone you date. Enjoy the now. No need to worry about marriage on the first few dates. Best color to attract mate: Dark green Best day for a date: Saturday |
Thursday, 1 February 2007
Ada Apa dengan Cuaca?
Hari ini cuaca di Jerman kembali menghangat (ini dalam arti sebenarnya loh). Hari ini saja aku berangkat ke München untuk kursus seperti biasanya hanya dengan berbekal jaket tipisku (original made in Indonesia loh hehehe). Itu pun waktu aku yakin betul kalau cuaca hari ini memang tidak sedingin biasanya. Malam sebelumnya aku sempat meyimak ramalan cuaca, dan perkiraan cuaca utk pagi ini 3°C dan siangnya sekitar 5°C - 7°C. Malahan besok diperkiraan cuaca siang sampai 10°C.
Cuaca kayak gini ada enak dan ga enaknya juga. Enaknya kita ga perlu pake jaket tebal-tebal dan berat. Ga enaknya ya pasti stamina kita harus kuat. Kadang panas kadang dingin, berubah terus. Kalau tidak kuat pasti bisa sakit. Tipsnya ya banyak makan buah dan sayur, dan selalu makan yang cukup dan tepat waktu. Kalau sudah merasa gak enak sedikit langsung deh aku minumin vitamin C (yang ini bawa dari indonesia hehehe).
Tapi aku ini memang rada aneh deh. Di Indonesia aku paling gak tahan sama yang namanya dingin. Kalau sudah di ruangan ber-AC pasti deh aku yang cerewat suka naikin suhunya. Tapi di Jerman sini, meskipun temperaturnya lebih rendah dari dinginnya kamarnya adikku, tapi ternyata aku kuat juga. Ya paling aku cuma butuh beberapa hari menggigil ria, tapi cuma untuk salam perkenalan aja kali ya hehehe. Well moga-moga besok cuacanya stabil-stabil aja deh. Atau mungkin ga ya turun salju tapi temperaturnya 15°C-an gitu, jadi kan enak bisa main salju dengan udara yang cukup hangat hehehehe (mimpi kali ye....)
Cuaca kayak gini ada enak dan ga enaknya juga. Enaknya kita ga perlu pake jaket tebal-tebal dan berat. Ga enaknya ya pasti stamina kita harus kuat. Kadang panas kadang dingin, berubah terus. Kalau tidak kuat pasti bisa sakit. Tipsnya ya banyak makan buah dan sayur, dan selalu makan yang cukup dan tepat waktu. Kalau sudah merasa gak enak sedikit langsung deh aku minumin vitamin C (yang ini bawa dari indonesia hehehe).
Tapi aku ini memang rada aneh deh. Di Indonesia aku paling gak tahan sama yang namanya dingin. Kalau sudah di ruangan ber-AC pasti deh aku yang cerewat suka naikin suhunya. Tapi di Jerman sini, meskipun temperaturnya lebih rendah dari dinginnya kamarnya adikku, tapi ternyata aku kuat juga. Ya paling aku cuma butuh beberapa hari menggigil ria, tapi cuma untuk salam perkenalan aja kali ya hehehe. Well moga-moga besok cuacanya stabil-stabil aja deh. Atau mungkin ga ya turun salju tapi temperaturnya 15°C-an gitu, jadi kan enak bisa main salju dengan udara yang cukup hangat hehehehe (mimpi kali ye....)
Subscribe to:
Posts (Atom)