Saturday, 12 May 2007

Janedonna

Akhirnya aku dapet mood juga buat update lagu di blogku hehehe. Kebetulan juga baru dapat kiriman lagu dari adikku dan kebetulan lagi sudah lama banget aku enggak denger suaranya. Kangen banget deh!!!

Photo Sharing and Video Hosting at PhotobucketAku memang terlahir dari keluarga yang gila musik. Ya aku bilang gila karena papa mamaku juga senang banget sama musik bahkan dari kecil saja aku sudah terbiasa mendengarkan lagu-lagu di jamannya mereka. Pokoknya yang oldies-oldies gitu deh. Kenangan masa kecil sih kalau pas kita lagi ngumpul sore-sore sambil ngopi pasti de papa langsung pegang gitar dan genjreng sana sini bak pengamen (hehehe bukan maksud menghina lo, Pap). Walaupun lagunya oldies banget tetap saja kita terkagum-kagum. Sampai kita besarpun masih begitu, apalagi kalau pas mati lampu, langsung saja kita sekeluarga keluar ke jalan dan papa langsung beraksi dengan gitarnya. Hanya saja kali ini ada adikku yang cowok yang jadi sparing partnernya, dan berkat dia kita bisa juga mendengar lagu-lagu TOP 40. Nah kalau adikku yang cewek punya talenta suara yang bagus. Jadi kloplah sudah. Kalau aku mah backing vokal aja deh (jadi penari latarnya juga bisa kok hehehehehe). Alhasil penuhlah jalan di gang rumahku itu sama para tetangga dan anak-anaknya. Wah jadi kangen ya...

Photo Sharing and Video Hosting at PhotobucketSo, balik ke JaneDonna. Band ini terbentuk di awal tahun 2005. Masih relatif baru sih ya, tapi jam terbang mereka lumayan loh. Sudah manggung dimana-mana, dari acara ulangtahun sweet seventeen sampe on air di radio. Not bad sih! performance bandnya juga asyik. Eh bukan berarti karena dia adikku trus aku jadi subyektif loh ya. Ini benar apa adanya hehehehe. Awal bandnya sih cuma terdiri dari 2 orang, yaitu adikku dan Adit. Tapi denger-denger sih sekarang mereka sudah terbentuk jadi full band, walaupun awalnya mereka selalu kesana kemari ngusung additional player hehehehe. Ya untuk yang mau tahu sejarah band ini bisa langsung klik di Janedonna.

Jadi buat yang mau denger suara adiknya Carol (ehem ehem ehem) bisa langsung klik aja di sidebar sebelah kanan ok. Buat Janedonna, teruslah berkarya dan bangunlah image yang selalu positif untuk local band dari Surabaya, terutama juga untuk band kalian sendiri. Support local band!!!

UPDATE NIH: atas permintaan pihak yang berwenang, aku harus memberikan keterangan yang lebih detil mengenai lagu yg ada di imeem-ku (sidebar kanan). Jadi lagu ini adalah lagunya Janedonna feat. Nanda dari band Radiff. So suara cowok yang sangat ber-karakter yang kalian dengarkan adalah suara dari mas Nanda, yang sudah bersedia membantu band Janedonna. Sekian dan terima kasih!

Friday, 11 May 2007

Sumpah deh aku orang Indonesia!

Postinganku kali ini rasanya si tepat kalau mau dibilang jeritan hati hehehe. Aku juga tidak tahu sebenarnya apa yang salah sama "appearance"-ku. Selama di Jerman sini orang sering banget salah menebak asal negaraku. Tapi kayaknya emang masalahku ini dialami juga oleh sebagian banyak orang Indonesia di Jerman. Kalau yang putih dan sipit pasti disangka orang Cina terus kalo yang kulitnya sawo matang kayak aku gini biasanya disangka orang Philipina atau Thailand, dan yang kehitam-hitaman dikira orang Bangladesh (bener ya Pak Zaini? apa orang Kamboja?)

Ya pokoknya intinya, susah banget buat orang Indonesia untuk menunjukkan ciri-cirinya dari penampilan luar. Aku saja pernah salah kok. Ceritanya aku ketemu rombongan yang awalnya aku pikir rombongan orang Indonesia, tapi waktu aku tanya ternyata mereka dari Malaysia. Gapapa ya kalau yang ini ma tetangga sendiri ...

Tapi selama aku di Jerman, ga ada orang yang nyangka aku dari Cina, banyakan mereka nyangka aku orang Thailand atau Philipina, soalnya katanya kulitku terlalu hitam untuk ukuran orang Cina hahahaha. Sedangkan teman Indonesiaku yang lain sering disangka orang Cina karena dia memang putih dan sipit banget. Terus lagi mentang-mentang teman Indonesiaku ini bisa bahasa Cina, semua mengira kalau aku juga bisa bahasa Cina. Aku bilang di Indonesia bahasanya itu bahasa Indonesia, walaupun banyak yang bisa bahasa Cina bukan berarti semuanya harus bisa bahasa Cina. Pernah sih aku mencoba belajar bahasa mandarin tapi apa daya tidak mampu hehehehe.

Pernah juga aku minta tolong sama adikku untuk ngirimin pin bendera Indonesia, merah-putih, yang biasanya dipake kalau upacara 17 Agustusan. Terus pin ini aku sematkan di tas ranselku, tapi tetap saja semua orang nebak aku orang Thailand atau Philipina. Apa mungkin karena Indonesia kalah terkenal???


2 hari yang lalu waktu aku lagi enak-enaknya berlari-lari kecil untuk mengejar keretaku pulang ke Ingolstadt, ada ibu-ibu setengah baya yang manggil-manggil. Waktu aku berhenti dia langsung ngajak ngomong pake bahasa yang sama sekali aku tidak mengerti. Kedengarannya si seperti bahasa Thailand. Langsung saja aku bilang kalau aku tidak mengerti maksudnya dia apa dan apa dia bisa bahasa Jerman. Terus dengan masih ngos-ngosan dia bilang "entschuldigung", yang artinya maaf, dia bilang katanya aku mirip seseorang yang dia kenal. Jadi ceritanya salah orang nih. Ternyata dia bisa juga bahasa Jerman dan dia cerita kalau dia itu dari Thailand. Aku si mikirnya berarti ada orang Thailand yang mukanya mirip plek sama aku sampai-sampai ibu itu pede banget negur aku di tengah jalan.

Yang paling parah guru kursus Jermanku malah pernah nyangka aku orang Perancis. Nah loh!!! Perancis dari segi mananya tuh. Muka total asia begini disangka bule???!! Yang error tuh benernya dia apa penampilanku ya? Hm kayaknya dia deh, soalnya cuma dia yang nyangka aku orang Perancis. Dia bilang si soalnya namaku kayak orang Perancis. Nah loh lagi deh!!! Yah aku hanya bisa pasrah karena aku memang sadar betul namaku terlalu kebarat-baratan untuk penampilan orang Asia, tapi apapun tebakan orang-orang aku selalu dangan bangga mengatakan kalau aku itu orang Indonesia.

Hidup Indonesia!!!

Tuesday, 1 May 2007

Terimakasih Teman!

Photo Sharing and Video Hosting at PhotobucketSelama seminggu ini bawaanku hepi terus nih. Banyak hal-hal bagus untuk diceritain ke temen-temen blogger semua. Cerita pertama adalah...setelah sekian lama semedi minta wangsit kesana kemari akhirnya aku lulus juga tes penempatan di tempat kursus bahasa Jermanku. Persiapan mau tes aja bikin aku sama sekali ga bisa blogging untuk waktu yang cukup lama. Bikin tambah stress deh soalnya ga bisa denger ceritanya temen-temen juga. Beneran loh ini gak bohong. Kalo pas aku pulang kursus langsung aja aku buka blognya teman-teman dan membaca semuanya, jadi hilang semua cape dan stress yang aku rasakan seharian di kursus. Meskipun kepala ini masih penuh dengan semua grammar jerman dan juga suara guruku yang cempreng abis, tapi pasti langsung seger begitu baca blognya temen-temen. Intinya kangen ngomong bahasa Indonesia kali ya???

Photo Sharing and Video Hosting at PhotobucketCerita selanjutnya adalah kunjungan teman-temanku dari Dieburg. Mereka ini adalah teman-teman dari Goethe Surabaya, waktu jaman-jaman kita masih kursus di Indonesia sebelum mereka berangkat.Iya mereka ini bertiga orang dan waktu aku masih berkutat sama kursus eh tau-taunya mereka udah nyolong start duluan dan nekat berangkat ke Jerman hehehehe. Iya tapi bahasa Jerman bukan masalah buat mereka karena mereka dapet beasiswa di Darmstadt Fachochschule untuk winter semester tahun lalu, yang mana studi mereka juga semua dalam bahasa Inggris. Aku memang sudah mengundang mereka dari sebulan yang lalu tapi waktu itu mereka bilang tidak bisa. Eh tau-taunya udah tinggal beberapa minggu, si Vita, sebagai EO-nya, memberi kabar bahagia. Lewat sms pagi-pagi yang aku terima sewaktu aku tengah asyik membersihkan kamar mandi, dia mengabarkan: "wa Rol, kayaknya doamu terkabul deh. Acara kita semua akhir April ini ga jadi, so apa undanganmu masih berlaku?" Walah Vit, ya tentu masih berlaku dong. Malahan aku seneng banget kalau bisa ketemuan sama kalian lagi.

Photo Sharing and Video Hosting at PhotobucketJadinya hari Jumat kemarin tanggal 27 April mereka bertiga datang naik kereta.Hehehe lucu juga deh melihat mereka bertiga lagi setelah sekian lama tidak ketemuan. Ada yang tambah gondrong, ada yang tambah gemuk, pokoknya macem-macem deh. Yang pastinya aku seneng banget ketemu kalian bertiga lagi hehehehe. Bahkan sehari sebelumnya aku sempet belanja belanji juga untuk nyiapin makanan kalian. Maklum aku khawatir kalian merasa tidak nyaman melihat isi kulkas penuh dengan makanan tidak halal hehehehe. Untung juga bisa ketemu ya bahan-bahan untuk sarapan kalian. Setelah kita sempat istirahat, sorenya kita jalan-jalan puter-puter kota Ingolstadt. Beneran loh Vit, aku juga belum pernah nyampe jembatan sungai Donau. Jadi berkat kalian aku juga bisa lihat lihat Ingolstadt sampai ke Donau hehehehe. Disana kita sempat foto-foto kesana kemari dan setelah itu kita pun merapat di sebuah restaurant cina di Altstadt. Enak juga kan restaurant rekomendasiku? Abis bingung juga nyari makanan enak di jerman yang halal tp aku juga udah tanya kok ke penjualnya, jadi meskipun chinese food tapi dijamin 100% halal (pengucapannya seperti yang diajarin Pak Zaini ya!)

Photo Sharing and Video Hosting at PhotobucketBesoknya kita bangun pagi-pagi sekali dan langsung naik kereta menuju München untuk selanjutnya menuju Salzburg, Austria. Iya aku tau, lagi-lagi ke Salzburg. Pasti temen-temen blog juga sampai bosen dengernya. Tapi aku ga pernah bosen tu sama kota ini. Kayaknya malahan aku juga sudah jatuh cinta sama Salzburg hehehehe. Aku kan juga sudah bilang sama kamu kan Vit? Kalau Salzburg itu salah satu kota favoritku dan yang kedua adalah Regensburg. So, apa kalian sudah memamerkan foto-foto kalian ke teman-teman kalian? Aku harap kalian juga seneng ya aku ajak jalan-jalan ke Salzburg. Jangan aku aja yang seneng tapi eh kaliannya malah senep hehehehe. Hari itu di Salzburg cuacanya bagus banget, cerah tapi tidak terlalu panas (tidak seperti terkahir waktu aku kesana), dan juga tidak terlalu penuh sama orang. Kita puter-puter Altstadt, mengunjungi rumah kelahirannya Mozart dan tempat tinggalnya dia juga. Yang paling berkesan buat aku waktu kita ber-4 foto itu loh Vit. Photo Sharing and Video Hosting at PhotobucketJadi dengan 22 euro kita bisa foto berempat dengan menggunakan baju ala Eropa gitu deh. Awalnya aku memang agak ragu, karena menurutku wajah-wajah Asia kayak kita begini mana cocok didandanin dengan pakaian begitu, malahan jadinya kayak penghianat bangsa waktu jaman perang dulu heehehehe. Tapi kamu, Vit, bisa dengan sangat hebat meyakinkanku untuk foto, jadi aku pikir, ya oke lah sekali seumur hidup ini, apalagi kalo hasilnya bagus kan kita bisa kirim ke Frau Lanny ya (guru kita di Goethe Surabaya). So, dugaan awalku benar, hasilnya mbleset dari bagus. Apalagi Pak Zaini dan Pak Sahal pakai baju tentara, wa udah deh mirip tentara kumpeni hehehehe. Tapi seru aja kok. Sekali lagi terimakasih karena kalau bukan berkat kalian mana pernah aku nyobain foto-foto pake baju begituan hehehehe. (Maaf hasilnya tidak bisa saya abadikan di blog hehehehe, maklum ga pede)

Photo Sharing and Video Hosting at PhotobucketHari Minggunya, kita ke München. Meskipun hectic tapi asyik-asyik aja kok. Gimana Vit, menurut kalian? Ya, aku kan juga udah bilang ke kamu kalo aku tuh paling ga cocok sama kota besar, apalagi kayak München yang semuanya serba cepat. Kalian yang bilang cara jalanku aja udah kayak orang Jerman, cepat banget. Ya gimana ga ketularan, abis kalau begitu di stasiun München bawaannya jalan cepet banget, abis semua orang pada begitu jalannya hehehehe. Untung dengan keterbatasan waktu kita sempet menikmati Isar walaupun cuacanya panas ya. Duduk-duduk di pinggir sungai sambil foto-foto. Asyik juga kan Vit? Walaupun semua jadwal hari itu kacau balau, dari yang ketinggalan kereta paginya dan juga siangnya pake ketinggalan kereta lagi, tapi aku seneng loh menghabiskan weekend ku sama kalian. Aku harap kalian juga ya...

Photo Sharing and Video Hosting at PhotobucketTerimakasih ya kalian sudah mau dateng ngunjungin aku. Seneng banget bisa ketemu sama kalian lagi. Walaupun kita tidak jadi ke Legoland, aku harap kalian tidak kecewa. Oya, maaf ya kalau hari Minggu itu aku harus balik duluan ke Ingolstadt dan meningglkan kalian di München, tapi kan sudah ada Tjahyadi, guide sahnya München hehehehe. Apa kalian jadi jalan-jalan ke Karlplatz? Ya mungkin lain kali kalian datang lagi dan kita bisa menjelajah ke kota-kota lain di Bayern sini. Atau kalau aku sudah menabung, bisa juga kita ke Legoland hehehehe. Maaf kalau aku ada kekurangan waktu menjamu kalian ya. Kalau aku ada salah-salah, itu mah berarti aku bener-bener tidak sengaja. Sekali lagi terimakasih sudah mengisi akhir pekanku dengan kunjungan kalian. I think I really need it, since I had so many months already stuffed with all the things about my German course. So, mungkin liburan akhir Mei ini gantian aku yang datang ke Dieburg. Gimana? Siap?